Rate this post

Daya tarik wisata Jogja saat ini bukan hanya berasal dari kuliner atau wisata edukasi saja. Namun sebagian besar wisatawan mulai tertarik dengan pantai-pantai di Jogja. Setiap pantai di deretan pesisir selatan itu memiliki ciri khas tersendiri sebagai daya tariknya. Seperti misalnya Pantai Timang Jogja dengan wahana kereta gantungnya yang terletak di atas laut.

Di Pantai Timang, Anda bisa beradu nyali menaiki kereta gantung tradisional tersebut. Selain itu ada pula beberapa kegiatan seru yang bisa dilakukan di sana.

Pantai Timang Menyuguhkan Hiburan yang Berbeda

Pantai Timang Jogja benar-benar menyuguhkan wisata pantai yang berbeda. Tempat ini terbagi menjadi dua, yaitu areal landai berpasir dan areal perbukitan terjal. Namun yang paling menarik di sini justru adalah areal yang terjal dan berbatu itu. Terdapat dua pulau karang besar yang bernama Pulau Panjang dan Pulau Timang. Di antara dua batu itulah kereta gantung khas Pantai Timang dijalankan.

Pulau Timang sendiri adalah pulau karang dengan tepian yang curam dan langsung menghadap ke laut. Untuk menuju ke sana, dibutuhkan sebuah kereta gantung. Kereta tradisional ini hanya terbuat dari kayu dan bambu, namun diklaim aman untuk mengangkut para wisatawan. Cara menjalankannya pun bukan dengan mesin, melainkan ditarik secara manual oleh beberapa orang. Tempat wisata ini telah kami rangkum dalam paket liburan ke jogja terlengkap dengan harga terjangkau.

Foto

Sejarah Pantai Timang, Sebelumnya Tak Begitu Populer

Beberapa tahun lalu Pantai Timang belum menjadi wisata Jogja favorit para pelancong. Dahulu pantai ini hanya ramai oleh para nelayan yang mengangkut hasil tangkapan ikan mereka ke tepi pantai. Bahkan meski kereta gantung di sini sudah ada sejak dulu, belum banyak orang yang tahu, terutama sebelum ada media sosial.

Alasan pertama mungkin karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota Jogja. Jika berasal dari luar kota, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil Jogja. Pasalnya sulit menemukan kendaraan umum yang langsung menuju ke sana. Namun berkat banyak orang yang membagikan foto-foto wisata Jogja di media sosial, kini jumlah pengunjung Pantai Timang mulai meningkat signifikan.

Lokasi Tempat Wisata

Fasilitas yang Tersedia di Tempat Wisata

Ada beragam hal yang bisa Anda nikmati ketika berlibur di pantai ini. Berikut daftar lengkap fasilitas yang tersedia disini.

  • Wahana Kereta gantung ke Pulau Timang
  • Spot foto di Bukit Karang
  • Jembatan gantung ke Pulau Timang
  • Belanja ikan atau lobster langsung dari nelayan
  • Menikmati seafood dari bahan yang masih segar
  • Dekat dengan alternatif pantai di sekitarnya, Pantai Nglambor, Seruni, Siung, dan Pok Tunggal.

Tujuan utama orang datang ke objek wisata Jogja satu ini biasanya adalah untuk menjajal kereta gantung. Sebenarnya ini bukan wahana, melainkan alat transportasi menuju ke Pulau Timang. Namun ada keseruan tersendiri ketika Anda menaikinya.

Harga Tiket Masuk dan Parkir Kendaraan

Untuk mengunjungi Pantai Timang dan melakukan berbagai aktivitas di sana, setidaknya Anda harus sedia uang minimal Rp700.000. Biaya akomodasi bisa ditekan apabila Anda datang bersama rombongan. Berikut daftar lengkap tiket masuk dan lain-lain.

KeteranganHarga
Tiket MasukRp 10.000
Sewa Ojek / JeepRp 50.000 – Rp 350.000
Naik Kereta GantungRp 150.000
Jembatan GantungRp 100.000
Spot FotoRp 30.000

Pantai Timang termasuk wisata Jogja yang menyimpan banyak potensi keindahan. Namun sistem pengelolaannya masih banyak menuai kritik dari para wisatawan. Salah satunya karena biayanya serba mahal dan akses jalan yang rusak sepanjang sekitar 3 km sebelum memasuki pantai. Tiket mahal juga diberlakukan untuk seluruh wahana di dalamnya.

Mampir juga ke Pantai Mungil di antara Batu karang: Pantai Slili

Mahalnya biaya masuk ke Pantai Timang Jogja dinilai cukup wajar oleh warga setempat. Pasalnya, pembangunan kereta gantung dan jembatan gantung di sana adalah inisiatif dari warga sendiri. Terlepas dari pro dan kontra tersebut, pantai ini tetap layak masuk dalam daftar kunjungan wisata Jogja Anda ketika berlibur ke Kabupaten Gunungkidul.