Erupsi Gunung Merapi beberapa tahun silam menyisakan duka yang cukup mendalam bagi para korban. Di balik kegagahan dan keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona menyisakan saksi bisu erupsi di Kaliadem Merapi. Tempat ini disulap menjadi tempat wisata yang menunjukkan bagaimana sisa kedahsyatan erupsi Gunung Merapi sebagai salah satu bentuk edukasi.

Tak jarang tempat wisata ini juga dijadikan spot hunting foto bagi para fotografer. Sejarah tempat wisata yang berawal dari adanya erupsi ini memberi cerita tersendiri.  

Panorama Kaliadem Merapi yang Mempesona

Puing-puing batu di atas hamparan pasir bekas bencana alam erupsi Merapi menjadi pemandangan yang akan Anda lihat sejauh mata memandang. Kawasan wisata yang memiliki luas sekitar 25 hektar ini juga dikelilingi hutan pinus yang membuat kawasan ini tetap terlihat hijau dan asri. Keunikan alam yang dimiliki tempat wisata ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar dan pemerintah untuk membuka Lava Tour Kaliadem Merapi.

Nikmati juga wisata romantis di Jogja: Embung Nglanggeran

Kegiatan Lava Tour ini dapat memberikan edukasi kepada para wisatawan yang datang untuk memahami dahsyatnya letusan Merapi ketika erupsi. Kegagahan puncak Gunung Merapi terlihat jelas dari jarak pandang 2 kilometer di Kaliadem. Spot-spot foto menarik pun banyak ditemukan disini dan menarik untuk dijadikan spot hunting foto bagi Anda yang hobi fotografi. Selain menikmati keindahan alam yang ada, para wisatawan juga bisa mendapat wawasan tentang erupsi.

Foto

Sejarah Bunker Kaliadem Merapi

Sebelum menjadi tempat wisata seperti sekarang ini, Kaliadem merupakan tempat perkemahan sekaligus tempat wisata untuk para pendaki. Pemandangan hijaunya pepohonan sekitar dengan udara yang sejuk menjadi paket komplit tempat wisata Kaliadem di masa lalu. Bunker Kaliadem kini menjadi salah satu saksi bisu kedahsyatan erupsi Gunung Merapi pada tahun 2006 silam. Masih teringat jelas bagaimana bencana alam tersebut memporak-porandakan kawasan wisata ini dan bahkan menelan korban jiwa yang ditemukan di dalam bunker.

Bunker bawah tanah dengan kedalaman 3 meter dengan luas 12 x 8 meter ini pun menjadi barang bukti kedahsyatan wedhus gembel ketika itu. Kaliadem Merapi pun hanya menyisakan hamparan pasir dan bebatuan vulkanik yang menjadi salah satu daya tarik wisata di tempat ini. Selama tiga tahun bunker ini tertimbun material vulkanik setebal 4 meter. Untuk menemukannya dibutuhkan waktu kurang lebih 5 hari untuk rekonstruksi jalan dan pengerukan dengan alat berat. Bangunan yang sudah ada sejak era kolonial ini ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya untuk tempat berlindung ketika erupsi.

Lokasi Kaliadem Merapi

Untuk menuju ke lokasi tempat wisata ini, Anda bisa rental mobil jogja dengan sopir atau lepas kunci.

Fasilitas yang Tersedia Bagi Pengunjung

Berikut ini beberapa fasilitas yang tersedia di Bunker Kaliadem Merapi yang cukup memadai untuk mengakomodir kebutuhan para wisatawan yang datang:

  • Warung makan di sekitar area wisata yang menjual makanan dan minuman
  • Foto dan video yang menggambarkan proses lelehan lava pijar dan besarnya letusan Merapi ketika erupsi yang dijual oleh pedagang di sekitar area wisata.
  • Paket Lava Tour menggunakan jeep dengan durasi 2 – 4 jam
  • Museum yang berisi benda-benda peninggalan yang terkena erupsi
  • Spot foto menarik
  • Area parkir

Harga Tiket Masuk dan Wahana

Kaliadem Merapi bisa menjadi salah satu alternatif wisata ketika Anda sedang berlibur di Jogja. Berikut ini harga tiket masuk kaliadem serta biaya lainnya:

KeteranganHarga
Tiket MasukRp 10.000,-
ParkirRp 50.000,-
Rute pendek Lava TourRp 350.000,- per kelompok
Rute panjang Lava TourRp 6500.000,- per kelompok

Harga dan biaya tersebut tentu sudah cukup worth it dengan segala fasilitas yang tersedia. Liburan akan semakin seru jika Anda mengajak kelompok teman maupun keluarga. Akses jalan menuju tempat ini pun sudah sangat baik jika Anda berencana menggunakan kendaraan roda empat untuk menuju Kaliadem Merapi. Anda pun bisa mengambil tempat wisata ini dalam satu paket tour jogja bersama tempat-tempat wisata lainnya di lereng Gunung Merapi. 

Kaliadem Merapi seperti mengajarkan kepada wisatawan yang datang bahwa alam bisa saja menghancurkan apa yang ada di sekitarnya. Sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk selalu menjaga keseimbangan alam. Salah satunya bisa dengan tidak mengotori atau membuang sampah sembarangan di kawasan Kaliadem Merapi ini agar keasrian alam di kawasan Kaliadem ini tetap terjaga kelestariannya.