Candi Sambisari, Keindahan Yang Sempat Tenggelam

//Candi Sambisari, Keindahan Yang Sempat Tenggelam

Berbicara jogja tentu banyak sekali kebudayaan yang dimilikinya salah satunya adalah keanekaragaman candi. Salah satu candi yang cukup menarik di jogja adalah Candi Sambisari. Candi ini merupakan candi Hindu (Siwa) yang terletak di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Lihat tempat wisata Candi lain yang sangat terkenal : Candi Prambanan dan Candi Borobudur

Jaraknya sekitar  12 km dari sebelah timur kota Yogyakarta dan 4 km dari arah kota sebelum kompleks Candi Prambanan. Untuk mengetahui lebih lanjutnya tentang Candi Sambisari berikut ini ringkasannya :

Sejarah Penemuan Candi Sambisari

Sejarah pendirian Candi Sambisari  sebenarnya belum diketahui secara pasti. Tetapi, jika dilihat dari arsitektur pendirian bangunannya, candi ini dibangun tahun 812 – 838 M, seperti dengan pembangunan Candi Prambanan. Namun sejarah ditemukannya Candi Sambisari dijelaskan sebagai berikut :

1. Erupsi Gunung Merapi

Dahulu, saat berabad-abad yang lalu, Yogyakarta bagian utara menjadi pusat peradaban. Di sanalah mulai dibangun candi-candi. Suatu ketika gunung merapi mengalami erupsi dan memporak-porandakan seluruh lingkungan di sekitarnya. Hingga terkubur pula suatu candi yang dulunya begitu diagungkan yaitu Candi Sambisari.

2. Petani Karyowinangun

Suatu ketika seorang petani yang bernama Karyowinangun akhirnya menemukan bagian candi yang telah lama tertidur. Ketika ia sedang mencangkul sawahnya, tetapi mata cangkulnya malah membentur sebuah bongkahan batu dengan pahatan bagian permukaannya. Kemudian dilakukanlah penelitian lebih lanjut oleh Dinas Kepurbakalaan, hingga ditemukan bagian candi lainnya lalu dilakukan penggalian lebih lanjut.

3. Proses Eskavasi

Proses pengalian lanjutan yang disebut eskavasi ini tidak membutuhkan waktu yang sebentar. Hampir selama 3 windu atau 2 tahun untuk menemukan seluruh bangunan candi. Tahun 1966 candi ini resmi dipugar dan selesai  pada tahun 1987.

4. Desa Sambisari

Nama sambisari diberikan sesuai dengan nama tempa desa berdirinya candi tersebut. Candi ini terletak di lokasi yang cukup unik, yaitu 6,5 meter lebih rendah dari permukaan tanah daerah tersebut.  Sehingga, saat ingin mengunjungi candi ini perlu menuruni puluhan anak tangga yang curam dengan hati-hati. Jika berada di atas candi, yang terlihat hanyalah atap candi yang menyembul di  atas permukaan tanah.

Bangunan Candi Sambisari

Candi Sambisari berada di komplek candi yang dikelilingi dua lapis pagar. Halaman di bagian luar candi seluas 50 x 48 m dengan dikelilingi pagar batu rendah. Halaman bagian dalam dikelilingi pagar batu dengan tebal sekitar 50 cm  dan tinggi 2 m. Candi ini terdiri satu candi di bagian utama dan tiga candi di bagian perwara. Tubuh candi ini hanya berdiri di atas batur bujur sangkar seluas 13,65 m2 dan tinggi sekitar 2 m. Selisih luas batur dan tubuh candi membentuk selasar setinggi 1,2 m.

Tangga untuk menuju selasar terletak di depan pintu tepatnya di sisi barat. Tangga ini dilengkapi pipi yang dihiasi pahatan sepasang kepala naga dengan posisi mulut menganga. Batu di kepala naga dihiasi pahatan Gana dengan posisi berjongkok. Gana, atau yang sering disebut Syiwaduta merupakan makhluk kecil pengiring Syiwa.

Syiwa digambarkan dengan sosok pria bertangan dua, berjenggot dan berdiri di atas padma. Arca ini mirip Arca Syiwa Mahaguru di relung selatan Candi Syiwa yang berada di Kompleks Candi Prambanan, perbedaannya hanya terletak pada tubuhnya yang ramping. Arca Ganesha di relung timur juga mirip Arca Ganesha di relung timur Candi Syiwa.

Ganesha digambarkan dengan posisi bersila di atas padmasana (singgasana bunga teratai) dimana kedua telapak kakinya saling bertemu. Hanya perbedaannya terletak pada telapak tangan kanan arca yang menumpang pada lutut dengan posisi tengadah, sementara telapak tangan kirinya menyangga mangkok.

Aktivitas Yang Sering Dilakukan Di Candi Sambisari

Banyak aktivitas yang dapat anda lakukan di Candi Sambisari. Berikut ini aktivitas yang sering dilakukan di Candi Sambisari :

1. Menyusuri Jejak Sejarah Dari Dinding Candi Dan Museum

Bagi anda yang menyukai sejarah, tentu tidaknya menikmati detail arsitektur Candi Sambisari saja, namun juga perlu menyusuri sejarahnya. Di dalam kompleks ini anda dapat menemukan berbagai relung-relung candi yang berisikan arca, mulai dari arca yang mirip dengan candi-candi lainnya seperti arca Dewi Durga, arca Ganesha, hingga arca Agastya.

Informasi lebih lanjut dapat anda dapatkan di museum mini atau ruang informasi. Disana anda melihat foto lingkungan sawah milik petani Karyowinangun sebelum adanya candi ini.

2. Mengabadikan Keindahan Candi Lewat Foto

Selain sejarah, Candi Sambisari juga  menawarkan pesona keindahan yang tiada bandingnya. Tidak hanya bangunan candi saja namun terdapat hamparan rumput hijau serta taman yang tertata rapi. Dinding tanah yang mengitari candi juga dihiasi dengan sebuah tulisan Candi Sambisari dari perdu yang sangat indah. Ketika musim hujan tiba semua akan terlihat hijau segar.

Lokasi ini juga sangat cocok untuk pengambilan foto baik itu pre wedding ataupun foto lainnya. Hanya cukup menyesuaikan temanya, lalu ambillah foto dengan angle terbaik, Candi ini pun akan menjadi latar indah sebagai foto untuk anda abadikan.

3. Bersantai Sambil Menghabiskan Waktu Menanti Senja

Selain menikmati keindahan bangunan, dari Candi Sambisari anda juga dapat menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat sambil menikmati senja. Komplek Candi Sambisari memiliki taman yang begitu luas dengan ditumbuhi rerumputan hijau segar sehingga sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai dan melepaskan diri dari kepenatan akibat rutinitas sehari-hari yang menumpu.

Rebahkanlah dirimu di rerumputan sekitar Candi Sambisari dan seraplah beberapa bekal yang anda bawa sembari bercerita berbagai dengan beberapa orang terdekatmu.

Lokasi Dan Akses Menuju Candi Sambisari

Lokasi Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Dari Kota Yogyakarta candi cukup jauh berjarak 12 km arah timur.  Anda memerlukan alternatif mobil untuk menuju Candi Sambisari. Sewa mobil pribadi di Jogja tidaklah mahal, selain lebih leluasa untuk berlibur anda tidak akan diburu oleh waktu.

Sewalah mobil di Jogja anda akan menuju Dusun Sambisari dengan lebih cepat. Anda dapat melalui jalan raya Jogja – Solo jika anda berangkat dari kota Jogjakarta. Kemudian setelah 3 km dari Janti akan terlihat gapura menuju Akademi Angkatan Udara Yogyakarta  di sebelah kanan ( selatan ) jalan Solo. Lalu beberapa meter dari gapura itu anda akan ketemu pertigaan, ambil lajur belokan kekiri ( utara ) kemudian ikuti terus jalannya, sekitar 5 hingga 10 menit anda akan segera tiba di lokasi yaitu di Candi Sambisari.

Dengan rute yang demikian panjang, tentu tidak ada akses angkutan umum menuju Candi Sambisari. Menyewa mobil juga akan memudahkan liburan anda bersama keluarga. Keliling di kota Jogja tentunya menjadi dambaan, maka dari itu sewalah mobil untuk menikmati liburan yang menyenangkan.

Candi Sambisari dapat dikunjungi setiap hari dari pagi hingga sore. Sekitar pukul 16.00 WIB candi ini sudah tidak dapat dikunjungi melainkan hanya di sekitar taman. Harga tiket masuk Candi Sambisari cukup murah hanya sekitar Rp 3.000 per orang dan sekitar Rp 2.000 untuk anak kecil. Cukup murah bukan? Harga tersebut sangatlah murah dengan keindahan yang dapat dinikmati di Candi Sambisari.

By | 2018-11-07T09:26:44+00:00 November 7th, 2018|Wisata Jogja|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

08112955063