Keraton Ngayogyakarta, Kekayaan Budaya Jogja Yang Mempesona

//Keraton Ngayogyakarta, Kekayaan Budaya Jogja Yang Mempesona

Berwisata di Jogja merupakan keinginan banyak orang saat musim libur datang. Wajar saja, Jogja memang memiliki segudang tempat menarik yang bisa dikunjungi. Satu diantara tempat menarik di Jogja yang bisa anda kunjungi adalah Keraton Ngayogyakarta. Keraton yang satu ini juga lebih dikenal dengan Keraton Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta memiliki keistimewaan tersendiri dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Tentu rasanya memang masih ada yang kurang ketika anda main ke Jogja namun lupa mampir ke Keratonnya. Bagi anda yang ingin ke sini,  ada beberapa informasi penting yang harus diketahui.

Lokasi, Jam Kunjung Dan Harga Tiket Keraton Ngayogyakarta

Sebelum main ke Keraton ini, pastikan anda telah mengetahui persis lokasi dari Keraton Ngayogyakarta ini. Keraton yang satu ini terletak tepat berada di pusat kota Jogja. Bahkan bisa dikatakan jika lokasi Keraton ini merupakan areal sentral yang sangat penting bagi penduduk Jogja. Untuk bisa sampai ke sini, anda bisa menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan sewa seperti mobil. Namun anda memang lebih disarankan untuk menyewa mobil saja. Hal ini akan lebih memudahkan anda menjangkau tempat-tempat menarik lainnya di sekitar Keraton ini.

Lihat tempat wisata di jogja yang paling banyak di kunjungi wisatawan: Taman sari jogja

Keraton ini dibuka setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 2 siang. Namun khusus pada hari Jumat, Keraton yang satu ini ditutup pada jam 11. Oleh sebab itu, ketika anda akan berkunjung ke sini sebaiknya, pahami dengan baik jadwal kunjung ini. Jangan sampai anda kecewa karena sudah datang jauh-jauh namun ternyata Keraton sudah tutup. Untuk masalah harga tiket anda tidak perlu merasa khawatir. Bagi wisatawan lokal, harga tiket yang harus dibayarkan hanya Rp. 5.000,-. Namun bagi para wisatawan asing biaya tiket sebesar 15.000,-.

Sejarah Keraton Ngayogyakarta

Keraton yang satu ini memang sangat kaya akan sejarah. Keraton ini dibangun oleh Sultan Hamengku Bowono I pada tahun 1755. Ini artinya Keraton ini sudah ada sejak pada masa penjajahan Belanda. Ada banyak peristiwa penting yang ada di Keraton yang satu ini. Pada zaman dahulu Keraton ini adalah sebagai bukti kekuasaan raja di Jogja. Hal ini jugalah yang membuat kota Jogja tampak istimewa dibandingkan dengan kawasan yang lainnya.

Baca lebih lanjut mengenai: sejarah jalan malioboro

Jika anda berkunjung ke sini, sebaiknya anda dipandu oleh guide untuk bisa mendapatkan banyak informasi lengkap seputar Keraton ini.  Sejarah dari Keraton Yogyakarta adalah perjalanan yang sangat panjang. Tentu saja hal ini terjadi karena umur Keraton ini yang sudah berabad-abad. Keraton ini didesain oleh sultan Hamengku Buwono I sendiri. Walaupun desain Keraton ini memakan waktu yang cukup lama, namun hasilnya sangat memuaskan. Keraton ini memiliki keistimewaan tersendiri.

Keistimewaan Keraton Ngayogyakarta

Ada banyak sekali keistimewaan yang dimiliki oleh Keraton Yogyakarta. Keistimewaan inilah yang membuat wisatawan wajib datang untuk berkunjung. Semua keistimewaan yang dimiliki oleh Keraton ini juga dijaga dengan baik hingga kini. Apa saja keistimewaan dari Keraton yang satu ini? Berikut ini ulasan lengkapnya:

1. Arsitekturnya Sangat Unik

Arsitektur bangunan ini sangat unik sekali. Semua bagian Keraton ini memiliki gaya arsitektur khas Jawa. Dengan gaya arsitektur yang unik maka anda bisa memanjakan mata saat berada di sini. Keraton ini juga memiliki wilayah yang cukup luas.Tentunya hal ini membuat ada banyak tempat yang bisa anda jelajahi saat berkunjung. Setiap arsitektur yang dimiliki Keraton ini juga memiliki nilai-nilai tersendiri. Semua nilai-nilai ini juga semakin dipertegas dengan beberapa aturan dan sikap yang harus dilakukan saat berkunjung ke Keraton ini.

2. Memiliki Sumur Kuno Yang Dasarnya Berisi Uang

Di kawasan Keraton ini juga terdapat sebuah sumur kuno. Sumur kuno ini juga memiliki keunikan tersendiri. Sumur ini memiliki dasar yang berisi uang. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik sendiri bagi yang datang ke Keraton Yogyakarta. Kondisi sumur ini tetap terjaga hingga sekarang. Sumur dengan isi uang ini juga melambangkan kejayaan dan kemakmuran dari Keraton Yogyakarta. Pada dasarnya Keraton ini memang kaya akan budaya, secara dan nilai-nilai luhur yang dijaga secara turun-temurun.

3. Ada Banyak Benda Koleksi Kerajaan

Keraton adalah sebuah istana megah yang memang dikhususkan untuk tempat tinggal raja dan keluarganya. Oleh sebab itu, anda juga bisa melihat banyak koleksi-koleksi kerajaan. Koleksi-koleksi ini biasanya berupa benda-benda penting yang menjadi saksi kerajaan. Beberapa contoh benda-benda penting tersebut seperti keris, baju dan kain batik. Tentu saja semua benda-benda ini adalah benda-benda pusaka yang sangat berharga. Bahkan para pengunjung juga tidak bisa menyentuh barang-barang tersebut secara sembarangan.

4. Memiliki 7 Kompleks

Kawasan Keraton ini memiliki 7 kompleks yang sangat luas. Ketujuh kompleks tersebut adalah Siti Hinggil Ler, Kamandhungan Ler, Sri Manganti, Kedhaton, Kamagangan, Kamandhungan Kidul, dan Siti Hinggil Kidul. Setiap kompleks memiliki fungsi dan juga keunikan masing-masing. Ketujuh kompleks ini membuktikan bahwa Raja Hamengku Bowono I sangat profesional dalam mendesain Keraton ini. Semua bagian Keraton sudah dipikirkan dengan baik oleh arsitekturnya. Sehingga hal ini menambah keistimewaan Keraton Yogyakarta.

5. Sebagai Tempat Kompetisi Jampringan

Masyarakat Jogja tidak asing dengan kompetisi jampringan. Kompetisi ini adalah kompetisi panahan yang menggunakan metode mataram. Kompetisi ini jelas sangat menarik karena diadakan di kawasan Keraton Yogyakarta. Waktu untuk diadakannya kompetisi ini juga tidak sembarangan. Kompetisi ini hanya dilakukan pada saat Selasa Wage. Hal yang paling menarik dari panahan ini adalah semua peserta wajib menggunakan baju adat jawa. Jika panahan pada umumnya dilakukan sambil berdiri, maka panahan yang satu ini dilakukan sambil duduk.

6. Masih Dihuni Hingga Sekarang

Keistimewaan yang berikutnya adalah para penghuni dari Keraton ini. Faktanya Keraton Yogyakarta adalah Keraton yang masih dihuni hingga sekarang. Penghuni dari Keraton ini adalah Sultan Hamengku Bowono X dan juga keluarganya. Hanya saja anda tidak perlu merasa khawatir. Hal ini dikarenakan semua aktivitas para pengunjung akan dibuat seaman mungkin hingga tidak mengganggu aktivitas para penghuni Keraton. Dikarenakan masih banyak yang tinggal di Keraton ini, maka tidak heran jika ada banyak yang diselenggarakan oleh pihak Keraton.

7. Sebagai Tempat Banyak Acara Adat

Pihak Keraton sering mengadakan berbagai upacara adat. Upacara-upacara tradisional ini memang sengaja diadakan untuk tetap menjaga budaya turun-temurun yang ada. Beberapa upacara adat ini juga sangat menarik dan menyenangkan. Beberapa upacara adat yang paling sering dilakukan adalah Nyebar Udik Udik, Caos Dahar, grebek dan beberapa acara serta upacara adat lainnya. Kegiatan-kegiatan ini memang wajib dijaga untuk melestarikan kebudayaan bangsa.

Banyak sekali keistimewaan yang dimiliki oleh Keraton Ngayogyakarta. Semakin anda mengenal lebih dalam Keraton yang satu ini, maka akan semakin jatuh cinta anda dibuatnya. Keraton di Jogja yang satu ini harus masuk dalam daftar kunjungan anda selama berada di Jogja. Ada banyak sekali spot foto cantik yang bisa mempercantik foto-foto anda. Keraton ini adalah kebanggaan masyarakat Jogja dan lambang betapa kayanya Jogja akan budaya.

By | 2018-10-11T17:42:21+07:00 October 11th, 2018|Wisata Jogja|0 Comments

Leave A Comment

× 08112955063