Masyarakat Jogja mayoritasnya adalah pemeluk agama islam. Sehingga wajar jika Jogja memiliki sejarah panjang tentang islam serta bangunan peninggalan-peninggalan khas islam. Salah satu bangunan khas islam di Jogja dan masih berdiri hingga sekarang adalah Masjid Kauman. Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid Raya Kesultanan Yogyakarta. Masyarakat Jogja juga biasa menyebut masjid ini dengan nama Masjid Gedhe Kauman. Bagi anda yang sedang berada di Jogja dan sedang mencari tempat ibadah untuk sholat, masjid ini sangat direkomendasikan.

Lokasi Dan Akses Menuju Masjid Kauman

Lokasi masjid ini berdiri masih di sekitaran Keraton Yogyakarta. Masjid Gedhe Kauman terletak tepat di sebelah utara alun-alun keraton. Disebabkan dekat dengan keraton, maka banyak orang yang berkunjung ke keraton dan alun-alun kidul, singgah sebentar untuk sholat di masjid yang satu ini. Letak masjid yang strategis, membuat masjid ini mudah untuk dijangkau oleh para wisatawan yang datang ke Jogja. Oleh sebab itu, masjid ini tidak pernah sepi dari para pengunjung yang datang ingin beribadah.

Baca lebih lanjut tentang Alun-Alun Kidul

Akses menuju tempat ini sangat mudah. Anda bisa sampai ke masjid ini dengan menggunakan kendaraan umum. Namun lebih baik lagi jika anda menggunakan jasa mobil rental. Hal ini dikarenakan masjid ini dekat dengan banyak tempat wisata lainnya. Sehingga anda bisa langsung bergerak ke beberapa tempat menarik yang lain. Masjid Gedhe Kauman juga kaya akan sejarah. Hal ini dikarenakan masjid ini telah lama berdiri.

Sejarah Berdirinya Masjid Kauman

Islam masuk dan menyebar di pulau Jawa dengan cepat, lewat bantuan para Wali Songo. Hal ini membuat banyak masyarakat Jogja yang memeluk islam termasuk anggota kerajaan. Sehingga masyarakat Jogja dan anggota keraton membutuhkan sebuah fasilitas ibadah berupa masjid. Berlatarbelakangkan kebutuhan tersebut, maka pada tanggal 29 Mei 1773 atau tepat 6 Rabiul Akhir 1187 H dibangunlah sebuah masjid. Masjid ini didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono dengan Kyai Faqih Diponingrat.

Pembangunan masjid ini juga lancar dengan arsitekturnya yang bernama Kyai Wiryo Kusumo. Masjid ini berhasil dibangun dan memenuhi kebutuhan masyarakat Jogja akan sebuah tempat ibadah yang ideal. Sejak pertama kali dibangun hingga sekarang, Masjid Gedhe Kauman terus dirawat dan dijaga kelestariannya. Sehingga masyarakat Jogja hingga sekarang masih bisa menggunakan masjid ini. Bahkan pada zaman dahulu, masjid ini menjadi sentral pendidikan agama bagi masyarakat di sekitar keraton Yogyakarta.

Keunikan Yang Dimiliki Masjid Kauman

Masjid Gedhe Kauman memiliki keunikan tersendiri dibandingkan masjid-masjid yang lainnya. Keunikan-keunikan inilah yang membuat anda tidak boleh melewatkan masjid ini saat berkunjung ke Jogja. Bangunannya yang unik membuat anda akan kagum dengan gaya arsitekturnya. Berikut ini akan dijelaskan keunikan-keunikan yang dimiliki oleh Masjid Gedhe Kauman:

1. Arsitektur Khas Jogja

Tidak perlu masuk ke dalam masjid ini, dari luar saja anda sudah dapat merasakan arsitektur khas Jogja. Arsitektur khas Jogja ini sangat cantik dan kental dengan budaya. Bahkan bisa dikatakan jika arsitektur dari bangunan masjid ini memiliki tingkat seni yang tinggi. Hal ini jelas berbeda dari masjid-masjid yang lainnya yang pada umumnya mengadopsi arsitektur timur tengah. Namun arsitektur khas Jogja inilah yang membuat Masjid Gedhe Kauman mampu mengintrepertasikan identitasnya sebagai masjid kebanggaan masyarakat Jogja.

2. Areanya Sangat Luas

Masjid ini dikatakan masjid gedhe karena areanya yang sangat luas. Masjid ini didirikan di atas tanah yang luasnya sekitar 16.000 meter persegi. Serta luas bangunannya mencapai hingga 2578 meter persegi. Dengan luasnya ini, Masjid Gedhe Kauman dapat menampung Jemaah hingga 1500 orang. Luas bangunan ini juga terus ditambah karena besarnya animo masyarakat untuk beribadah di masjid yang satu ini. Hal ini juga sejalan dengan keinginan pemerintah akan masyarakat Jogja yang lebih religius.

3. Memiliki Gerbang Serta Pagar Tembok Yang Tinggi

Biasanya sebuah masjid tidak memiliki pagar tembok. Jika sebuah masjid memiliki pagar tembok, biasanya tembok hanya dibuat pendek saja. Namun hal ini berbeda dengan Masjid Gedhe Kauman. Masjid yang satu ini memiliki pagar tembok yang cukup tinggi. Pagar ini digunakan untuk melindungi bagian-bagian di dalamnya. Sehingga ketika berada di dalam masjid, para jamaah akan bisa merasa aman ketika sedang beribadah.

Lihat wisata religi di Jogja yang lain : Sumur Gumuling Tamansari

4. Desain Interior Yang Mirip Istana Keraton

Ketika masuk ke dalam masjid, mungkin anda merasa seperti berada di dalam istana keraton bukan berada dalam masjid. Hal ini dikarenakan desain interior dari masjid ini memang dibuat sangat mirip dengan desain interior keraton. Inilah yang menjadi keunikan tersendiri sehingga membuat banyak pengunjung yang berada di dalam masjid menjadi betah. Ada beberapa lampu gantung khas keraton yang diletakkan pada bagian atas. Ditambah lagi ukiran-ukiran khas Jogja yang terdapat di setiap tiang pilar penyangga masjid, membuat masjid ini tampak kokoh namun berseni.

5. Memiliki Tempat Dan Ruang Khusus

Di dalam area  masjid ini terdapat tempat dan ruang-ruang khusus. Tempat-tempat ini ada yang digunakan untuk meletakkan gamelan. Sedangkan pada bagian lainnya terdapat juga ruangan-ruangan khusus untuk tempat peristirahatan para imam. Semua barang-barang penting yang ada di dalam masjid ini diletakkan sangat rapi dengan susunan yang unik. Hal ini juga sebagai pertanda bahwa masjid ini sangat terurus dengan baik. Jadi wajar jika wisatawan yang datang juga harus di menjaga kebersihan serta kerapian masjid ini.

Fasilitas Yang Ada Di Masjid Kauman

Selain memiliki berbagai keunikan yang sudah dibahas di atas, Masjid Kauman juga memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Semua fasilitas ini bisa digunakan para pengunjung.  Setidaknya ada 5 fasilitas yang bisa anda temukan di Masjid Gedhe Kauman. Apa saja kelima fasilitas tersebut? Berikut ini rangkuman lengkapnya:

1. Perpustakaan

Masjid ini memiliki perpustakaan yang berisi buku-buku islami. Sehingga pengunjung yang datang juga bisa melakukan kegiatan membaca. Hal ini juga sebagai bukti jika masjid ini juga sebagai wadah mendapatkan ilmu agama.

2. Area Parkir Yang Luas

Area parkir yang dimiliki oleh masjid ini terbilang sangat luas. Luasnya parkiran ini akan memudahkan para pengunjung yang datang. Area parkir yang luas sebagai antisipasi melonjaknya jumlah pengunjung yang datang.

3. Tempat Khusus Penitipan Sandal

Di sini juga terdapat fasilitas khusus berupa tempat penitipan sandal. Sandal atau alas kaki memang tidak diperbolehkan masuk ke area masjid. Masjid ini harus tetap bersih karena digunakan untuk beribadah.

4. Ruang Radio Dakwah

Dalam masjid ini juga terdapat radio dakwah. Anda bisa mendengarkan dakwah dari para ustad yang ada di area masjid. Tentu saja fasilitas ini sangat baik bagi pengunjung.

5. Ruang Multimedia

Masjid ini terbilang sebagai masjid dengan arsitekstur lama namun teknologi baru. Terbukti masjid ini memiliki ruang multimedia tersendiri. Ruang ini digunakan untuk beberapa kepentingan.

Jika anda berkunjung ke Masjid Kauman, usahakan anda tidak hanya berkunjung namun ikut beribadah di dalamnya. Usahakan untuk sholat di dalam masjid ini. Rasakan kenikmatan beribadah di sebuah masjid dengan nuansa keraton Yogyakarta.