Ada banyak kegiatan seru yang bisa anda lakukan saat berada di Jogja. Salah satu kegiatan seru tersebut adalah jalan-jalan ke Museum Batik Jogja. Museum batik ini sangat terkenal bahkan hingga di kalangan turis mancanegara. Rugi sekali jika anda sudah berada di Jogja, namun lupa mampir ke museum yang satu ini.

Lihat juga Museum lain yang tidak kalah menarik : Museum Affandi

Jogja sangat terkenal dengan batiknya. Batik dari Jogja dikenal berbeda dari jenis batik lainnya. Batik Jogja memiliki ciri khas tersendiri. Ciri khas inilah yang dilestarikan untuk menjaga kebudayaan batik. Apalagi batik sudah dijadikan sebagai salah satu warisan dunia dari Indonesia. Jangan ragu untuk datang ke museum ini. Ada beberapa informasi penting seputar batik ini yang harus anda ketahui.

Lokasi Dan Harga Tiket Masuk Ke Museum Batik Jogja

Informasi penting pertama yang harus anda ketahui adalah lokasi dari museum ini. Museum batik terletak di Jalan. Dr. Sutomo 13 A Yogyakarta. Untuk bisa sampai ke jalan ini, anda bisa menggunakan jasa sewa mobil. Dengan menggunakan jasa sewa mobil, anda tidak perlu bingung mencari angkutan umum dengan rute yang benar. Lokasi dari museum ini juga cukup mudah untuk dijangkau.

Bagi setiap pengunjung yang datang ke museum ini harus membayar uang tiket sebesar Rp. 20.000,-. Uang tiket bisa jadi 2 kali lipat lebih tinggi jika anda ingin ikut membuat batik atau sekitar Rp. 40.000,-. Museum ini dibuka dari Senin hingga Sabtu dari jam 9 pagi hingga jam 3 sore. Jika anda ingin berkunjung ke sini, sebaiknya berkunjung pada saat hari biasa saja. Jika hari libur, museum ini cukup ramai.

Sejarah Berdirinya Museum Batik Jogja

Museum Batik Jogja memiliki sejarah berdirinya sendiri. Tepat pada tanggal 12 Mei 1977 museum ini didirikan oleh keluarga Hadi Nugroho. Hal yang melatarbelakanginya karena banyaknya turis mancanegara yang kagum akan desain batik. Kenyataan ini membuat Hadi Nugroho mengumpulkan banyak kain batik dari keluarga dan kerabat terdekatnya.

Awalnya museum ini cukup kecil dan hanya memiliki beberapa koleksi. Seiring berjalannya waktu, museum ini semakin besar dan koleksinya sudah ribuan. Apalagi animo masyarakat sangat tinggi dengan keberadaan museum ini. Hal ini dikarenakan masyarakat Jogja sangat menghargai kain batik. Saat ini Museum Batik dikelola oleh Oma Dewa.

Koleksi-Koleksi Yang Ada Di Museum Batik Jogja

Ada banyak koleksi yang dimiliki oleh museum yang satu ini. Hal inilah yang membuat banyak pengunjung ramai datang. Bagi anda yang ingin ke sini, sebaiknya anda mengetahui koleksi apa saja yang ada di museum batik ini. Berikut ini koleksi-koleksi yang bisa anda temui di Museum Batik:

1. Sulaman Terpanjang Di Indonesia

Di dalam museum ini terdapat koleksi sulaman terpanjang yang ada di Indonesia. Bahkan sulaman ini mampu memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Panjang dari sulaman tersebut yaitu 400 cm x 90 cm. Hal ini juga menjadi bukti bahwa museum ini tidak hanya sebuah museum batik biasa, namun juga museum sulaman. Sulaman terpanjang ini juga merupakan prestasi terbaik dari Museum Batik.

2. 600 Jenis Cap Batik

Ada 600 jenis cap batik yang bisa anda temui di sini. Setiap cap batik memiliki keunikan tersendiri. Bagi anda yang tidak pernah membatik, mungkin anda merasa bingung seperti apa itu cap batik. Di sinilah anda bisa belajar banyak hal tentang cap batik. Variasinya yang banyak akan membuat anda semakin merasa kagum dengan museum yang satu ini.

3. 500 Lembar Kain Batik

Setidaknya ada 500 lembar kain batik yang bisa anda temukan di museum ini. Semua kain batik ini memiliki corak dan pola yang beragam. Anda akan merasa senang melihat semua koleksi-koleksi ini. Hal ini dikarenakan semua koleksi-koleksi ini sangat menarik dan juga  tampak berkelas. Kualitas koleksi batik-batik ini juga sangat bagus.

4. 124 Canting

Canting adalah sejenis alat yang digunakan untuk membatik. Tanpa adanya canting, maka sebuah batik yang berseni tinggi tidak bisa dihasilkan. Museum ini memiliki 124 canting yang sangat bagus. Semua canting-canting ini juga masih terawat dan terjaga. Bagi anda yang merasa penasaran, anda bisa langsung datang dan melihat koleksi canting ini.

5. Batik Karya Van Zuylen

Van Zuylen adalah orang Belanda yang karya batiknya sangat bagus. Batik karya dari Van Zuylen ini dipamerkan di dalam museum. Hal ini memberikan bukti bahwa orang Belanda juga suka batik bahkan bisa membatik. Tentunya ini memberi nilai tambah terhadap keistimewaan batik yang ada di Jogja.

6. Batik Karya Oey Soe Tjoen

Bukan hanya orang Belanda yang juga bisa membatik. Oey Soe Tjoe yang merupakan orang Cina ternyata juga pandai membatik. Karya dari Oey Soe Tjoen inipun dipamerkan di dalam Museum Batik. Museum Batik ini menampikan karya-karya yang tidak biasa. Sehingga banyak pengunjung museum yang merasa kagum. Hal ini juga memberikan bukti bahwa batik adalah kebudayaan yang sangat diminati.

7. Perlengkapan Membuat Batik

Ada banyak perlengkapan yang digunakan untuk membuat batik. Beberapa perlengkapan tersebut antara lain, wajan, anglo, pewarna alam, pacar air, kulit pohon mengkudu dan banyak lagi. Semua perlengkapan ini bisa dilihat di Museum Batik. Lewat pajangan ini anda akan belajar banyak hal mengenai bahan-bahan pembuat batik. Itu sebabnya museum ini cocok dikunjungi anak-anak sebagai media edukasi.

8. Koleksi Batik-Batik Tua

Di dalam museum ini terdapat koleksi batik-batik tua. Batik-batik tua ini disimpan dengan rapi sehingga tetap awet. Tentu saja batik-batik ini memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Bahkan ada banyak nilai sejarah yang bisa anda dapatkan lewat batik-batik tua ini. Tentu saja hal ini juga menyampaikan fakta bahwa kebudayaan batik sudah ada sejak lama.

9. Koleksi Sulaman Karya Dewi Nugroho

Dewi Nugroho adalah seorang seniman yang sangat ahli dalam membuat sulaman. Di dalam museum ini juga terdapat sulaman karya dari Dewi Nugroho. Semua koleksi sulaman ini juga sangat bagus dan berseni. Anda akan merasa senang ketika melihat koleksi-koleksi dari karya Dewi Nugroho ini.  Sulaman-sulaman ini juga memiliki detail yang rumit.

10. Koleksi Selendang Dan Sarung

Ada beberapa koleksi selendang dan sarung yang bisa anda temui di dalam museum ini. Semua koleksi ini juga menambah variasi benda-benda yang ada di dalam museum. Mayoritas dari sarung dan selendang ini juga memiliki motif batik. Hal ini membuat anda bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat sarung dan selendang dari kain batik. Koleksi ini lebih mengangkat nilai guna dari sebuah batik.

Lihat tempat untuk belanja batik di Jogja : Pasar Beringharjo

Nikmati semua pajangan koleksi yang ada di Museum Batik Jogja. Ketika berada di sini, jangan lupa untuk belajar membuat batik. Batik adalah warisan budaya asli Indonesia yang harus sama-sama kita jaga. Kekayaan ini jangan sampai hilang begitu saja, hanya karena tidak ada generasi muda yang mau lagi membatik. Dengan mengunjungi museum ini, anda akan tambah cinta dengan batik Jogja.